blog image

Membanggakan, Produk Kripik Singkong Bojonegoro Expor ke Cina

Suaradesa.co (Kabunan)- PT Pareto Estu Guna, satu-satunya perusahaan asal Kota Bojonegoro yang menerima penghargaan Siddhakarya tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Factory Manager PT Pareto Estu Guna, Pujiono mengatakan, awal mula berdirinya pabrik “Matoh” karena melihat harga singkong mentah sangat murah di pasaran. Sehingga pihaknya berkomitmen untuk mengangkat harga jualnya.

“Singkong mentah waktu itu seperti tidak laku,” katanya kepada suaradesa.co, Rabu (25/11/2020).

Dia melanjutkan, perusahaannya tersebut bergerak di bidang industri dengan basic Healthy Food yang berlokasi di Jalan Raya Kabunan, Balen, Bojonegoro, Jawa Timur. Dengan melihat potensi lahan yang ada di kota Ledre sangat luas untuk perkebunan dan pertanian, pihaknya berinisiatif untuk memberdayakan petani lokal dengan memberikan bibit singkong yang kemudian di masa panen akan mereka beli kembali.

Pada awal berdirinya tanggal 9 Maret 2013, PT. Pareto Estu Guna memproduksi makanan ringan/snack dengan merk “Matoh” yang merupakan makanan ringan dari singkong berkualitas premium. Snack ini dibumbui menggunakan rempah-rempah khas Indonesia dan tanpa bahan pengawet serta tambahan MSG.

“Selain bertujuan mengangkat petani lokal, kami juga ingin mengangkat “Matoh” yang notabene bahasa lokal Bojonegoro,” lanjutnya.

Pada tahun pertama beroperasi pabrik ini mempekerjakan 5-7 orang, kini sudah mencapai 30-35 orang karena produknya sudah ekspansi ke luar negeri. Semua pekerja sudah digaji sesuai Upsh Minimum Ksbupsten (UMK) bahkan ada yang di atasnya dan terdaftar BPJS.

Dalam sehari, pabrik tersebut mampu memproduksi 4000 bungkus keripik singkong kemasan 75 gram dengan enam varian rasa. Yaitu Keju, Original Soya, Manis Asin, Sambal Purut, Balado dan Sea Salt.

“Produk kami aman dikonsumsi penderita autis karena bebas gluten (gluten free),” tandasnya.

PT. Pareto Estu Guna selalu berusaha untuk menghadirkan produk pangan yang dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjaga konsistensi mutu serta berkomitmen untuk terus melakukan diversifikasi produk yang inovatif dengan terus menambahkan berbagai varian rasa maupun bentuk. Mesin dan peralatan modern telah diupayakan untuk mendukung proses produksi yang berkelanjutan sesuai dengan perkembangan zaman.

Bersama dengan enam finalis lain, perusahaan tersebut akan mewakili Jatim pada lomba Siddhakarya dan Paramakarya di kancah Nasional.(*ror)

Post Comments

Translate »